RSS

Adorasi Room

Penjelasan singkat :

Adorasi adalah sebuah tempat di mana umat katolik  mendekatkan diri kepada tuhan secara pribadi dan lebih intensiv, biasanya di beberapa gereja di sediakan ruangan khusus adorasi. Ruangan ini sangat tenang dan nyaman bagi yang benar benar mencari jawaban dari tuhan atas segala kegundahan serta masalah yang ada.

Pengelanan arti kata Adorasi dan Tujuan :

Tepatnya Adorasi (dari bahasa Latin: Adore yang berarti menyembah), singkatnya adalah devosi terhadap Sakramen Mahakudus, dimana sakramen dieksposisi dalam monstrans untuk venerasi publik.

Bentuk2 adorasi beragam, ada adorasi meriah, yang diatur secara ketat tata-caranya, ada juga adorasi yang lebih sederhana.

Baik itu sederhana maupun meriah, doa-doa yang dipanjatkan ditujukan harus Kristosentris, karena yang menjadi obyek sekaligus tujuan penyembahan itu sendiri adalah Sakramen Mahakudus yang ditahtakan.

Adorasi menjadi bentuk devosional yang sangat populer dan berkembang di Gereja Latin utamanya setelah ajaran tentang kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi mendapat tantangan. Sebelum Konsili Vatikan II, dimana Liturgi Ekaristi menjadi semakin jauh dari partisipasi aktif umat, devosi kepada Ekaristi dalam bentuk Adorasi sangat populer.

Setelah Konsili Vatikan II, devosi ini sayangnya agak ditinggalkan. Namun sekarang devosi ini mulai populer kembali dan sangat dianjurkan.

Jika eksposisi sakramen tidak ada, adorasi akan kehadiran Yesus dalam tabernakel dianjurkan.

Ada praktek lain yang umumnya menyertai Adorasi, yaitu “Benediction” atau pemberian berkat dengan Sakramen Mahakudus. Imam atau Diakon mengangkat monstrance dan membuat tanda salib dengan monstrans di hadapan umat (bisa untuk sekaligus satu kelompok, atau terhadap umat orang per orang dalam prosesi).

Dalam praktek yang umum dilakukan, utamanya oleh Gerakan Karismatik Katolik, sering kali pemberian berkat orang perorang ini ditonjolkan. Pada dasarnya ini praktek yang valid, utamanya bagi orang sakit sebagaimana dilakukan di Lourdes. Namun pemberkatan ini bukan bagian utama atau esensial dari Adorasi. Point dari Adorasi adalah menyembah Kristus yang hadir dalam Ekaristi, dan tidak selalu diikuti oleh pemberian berkat.

Terkait dengan Adorasi adalah apa yang dikenal dengan Jam Suci (Holy Hour). Yang dimaksud Jam Suci adalah menghabiskan waktu 1 jam berjaga-jaga dalam doa di hadapan Sakramen Mahakudus (adorasi) untuk mengenang sengsara Yesus di Getsemani. Dengan kata lain, berjaga-jaga bersama Yesus dalam sakratul mautNya di Getsemani, seperti yang Ia minta dari para murid yang Ia jumpai tertidur: “Tidak bisakah kamu berjaga-jaga bersama Aku walau satu jam saja?”

Pelaksanaan Jam Suci yang terkenal adalah setelah Misa terakhir perayaan Kamis Putih, yang biasanya dilakukan semalaman (Tuguran). Namun demikian, Jam Suci dapat dilakukan kapan saja oleh siapa saja di hadapan Sakramen Mahakudus.

Selamat berkarya, semoga tuhan yesus mengabulkan Pemintaan anda.
By  ” Joshua ”

 

4 responses to “Adorasi Room

  1. cornelius josmardhi

    September 17, 2012 at 5:12 am

    bsiakah bantu kami untuk jubah adarans ? tolong ya

     
    • joshuaemanuel

      November 28, 2012 at 1:53 am

      slamat pagi..mohon maaf, bisa di pejelas lagi pertanyaannya ?

       
      • cornelius josmardhi hardhyono

        November 28, 2012 at 3:00 am

        Jubah adoran dikenakan ketika seseorang memimpin adorasi ruang maha kudus jubah ini menutup semua tuibuh dan wanita wajib memakai kerudung lalu ditutup semacam sloiyer dipakai saat mereka berada dalam sakristi atau dalam Ruang adorasi sebelum konsili vatikan 2 masih sering dipakai apalagi abad pertengahan tetapi beberapa ritus masih menggunalkan sebelum thn 80 setiap orang membersihlan altar dan skristi serta berdoa dan menyembah di depan tabernakle wajib memakainya makasih

         
  2. cornelius josmardhi hardhyono

    November 28, 2012 at 2:05 am

    Jubah adoran dikenakan ketika seseorang memimpin adorasi ruang maha kudus jubah ini menutup semua tuibuh dan wanita wajib memakai kerudung lalu ditutup semacam sloiyer dipakai saat mereka berada dalam sakristi atau dalam Ruang adorasi sebelum konsili vatikan 2 masih sering dipakai apalagi abad pertengahan tetapi beberapa ritus masih menggunalkan sebelum thn 80 setiap orang membersihlan altar dan skristi serta berdoa dan menyembah di depan tabernakle wajib memakainya makasih

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: